Yusni A. Ghazali

Jika bumi ini dalam galaksi Bima Sakti hanya sebesar biji sawi, maka saya tidak lebih besar dari titik pena runcing di “Mata Allah Swt.”. Sama sekali bukan apa-apa. Jika 1000 tahun adalah sehari bagi Allah Swt., maka 1 jam bagi-Nya setara 42 tahun. Lalu, jika Allah Swt. perkenankan usia saya 84 tahun, maka bagi-Nya saya hanya 2 jam hidup. ALLAHU AKBAR! Makhluk apakah yang hidup hanya dua jam dan tak lebih besar dari sayap nyamuk?

Lantas, apakah layak saya menuntut surga-Nya, meski seluruh hidup ini–yang hanya 2 jam–dipenuhi dengan ibadah? Apakah layak saya bermaksiat pada Zat yang menciptakan miliaran galaksi, sedangkan saya hanyalah titik kecil? ALLAH! Nyatanya dosa saya jauh lebih banyak dari ibadah saya. Maka tak ada yang kuandalkan dalam hidup ini selain syafaat Nabi Muhammad Saw. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad!